Forum Kesehatan Medisiana
10 March 2010, 02:18:28 *
Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length
News: Forum ini sepenuhnya didedikasikan buat mereka yang membutuhkan informasi di bidang kesehatan.
 
   Home   Help Calendar Login Register  
Pages: [1] 2 3 ... 10
 1 
 on: Today at 05:44:02 AM 
Started by hunterboy - Last post by hunterboy
Beberapa hari yg lalu, teman saya rontgen paru -paru, hasil keterangan dari rontgennya sebagai berikut :

Emphysema paru, tampak fibroinfiltraat agak luas di kedua paru.
Corakan bronchovaskuler di hili kasar.
Cor normal, mediastinum tidak meleber.
Sinus dan diafragma baik.
Tidak tampak pleural effusion.

Kesan : Emphysema dengan khronik pneumonie yang belum tenag


Nb : kurang lebih teman saya berusia 70 th an

Kira-2 teman saya ini menderita penyakit paru-2 jenis apa ?

 2 
 on: Today at 05:27:20 AM 
Started by chakef08 - Last post by chakef08
Cara Permanen Berhenti Ngorok

  • Ngorok terkadang membuat kita jadi malu malu in dengan suara berisik yang mungkin mengganggu pasangan kita, orang serumah, bahkan tetangga sebelah rumah.
  • Ngorok juga bahkan suka jadi bahan olok oklok orang lain.
  • Ngorok juga disinyalir menjadi penyebab radang tenggorokan dan mungkin penyakit2 lainnya

STOP ngorok sekarang juga,

Saya akan sharing ebook cara praktis dan alami hingga permanen berhenti ngorok mulai dengan latihan sederhana selama 3 menit setiap hari dapat membuat Ngorok Anda berhenti secara permanen.

EBook  nya dalam bahasa Inggris, namun dengan gambar gambar yang ada, latihan mudah dijalankan.

Produk yang didapat adalah sama seperti pada web ini

Lihat juga kesaksian2 mereka yang sudah menerapkan latihan praktis tersebut.

Berapa Harganya?

Silahkan Anda Transfer Seikhlasnya.. karena saya hanya berbagi,

Silahkan transfer berapapun 10.000, 50.000, atau 100.000, lebih pun tak mengapa...Smiley

Via Rek BCA ke no rek: 008-0331223
Atau ke Paypal: kangaawidi@yahoo.com
PM atau email ke: ebooklangka@gmail.com untuk konfirmasi dengan menyebutkan nama pemilik rek, dan alamat email, link download akan langsung saya kirim

STOP NGOROK Sekarang juga.....!!!

Salam

 3 
 on: Today at 05:02:38 AM 
Started by satrijana - Last post by satrijana
terima Kasih ya, atas jawabannya, dan kalau mendapatkan obat
pencillin procain dosis tinggi, itu apa bisa di beli di Apotek, atau toko obat terdekat, atau hanya dokter yang memberikan resep atau obat ini ( harus resep dokter ), terima kasih.  Geram

 4 
 on: Today at 04:28:57 AM 
Started by tri - Last post by puyuh23
Wah Tri, biasanya dosage di canangkan utk 3 hari, bila belum smebuh mesti balik lagi, nah klu disini gimana liat kondisi anda n menentukan anda kenapa?
Yg jelas kalau badan panas ya ada infeksi didlam tubuh, infeksinya apa, mesti dicari lagi, juga perlu dimonitor panasnya berapa, waktunya kapan saja, obatnya yg diminum dikasi apa, dstnya.
Dari obatnya baru ditentukan bila 3 hari gejala tdk berkurang maka berarti obat nya tdk bekerja dg baik, perlu disesuaikan lagi dg gejalanya.
Lidah putih, pahit, berkorelasi dg makanan yg dimakan n obat2an yg diminum, semntara putihnya cendrung sebagai kenaikan jamur karena juga akibat oabat n kegiatan tubuh.
Bila benar flu, maka yg digunakan biasanya hanya penruun panas n membuat supaya anda bisa tidur dg baik alias beristirahat agar tubuh sempat memperbaiki pertahanan tubuh n bisa melawan snag virus flu.

Sallam,

 5 
 on: Today at 02:53:46 AM 
Started by imcw - Last post by imcw
This topic has been moved to Klinik Penyakit Dalam.

http://www.medisiana.com/index.php?topic=112.0

 6 
 on: Today at 12:30:28 AM 
Started by tri - Last post by tri
hi doc,

bingung nich....
kemarin saya kena flu (kata dokter), sekarang obatnya udah abis, tapi demamnya masih naik turun, kepalanya masih sakit all the time (sepanjang hari), lidahnya juga masih pait (katanya sich yang namanya org sakit selalu ngerasa lidahnya pait) nafsu makan turun dech. Masih lemes, sendi2 nya juga sakit.
Dulu saya pernah kena DB (2 kali), katanya sifat DB tuch periodik, takutnya DB lagi jangan2. tapi khan demamnya tdk setinggi DB yang lalu, paling 38/39. Saya jadi ragu untuk cek darah.
saya juga ada sejarah tifus.

kira-kira gejala apa ya?
bole minta sarannya?

Tks,
tri

 7 
 on: 08 March 2010, 09:25:21  
Started by puyuh23 - Last post by puyuh23
C-Section (Operasi cesar) tanpa indikasi medis akan kebutuhanya, meningkatkan risiko  morbiditas dan mortalitas

Richard Philip

Perempuan yang menjalani pembedahan caesar (C-section) = melahirkan dg jalan operasi; berada pada risiko kematian ibu dan komplikasi serius jika operasi tidak ada indikasi medis, demiokian kesimpulan menurut WHO berdasarkan survei global.

Para peneliti menganalisis data dari 107.950 kelahiran di 122 fasilitas kesehatan dari sembilan negara Asia dan menemukan bahwa dibandingkan dengan melahirkan secara spontan vagina,
C-section yang terkait dengan indeks peningkatan risiko kematian dan kesakitan ibu (didefinisikan sebagai kehadiran sekurang-kurangnya salah satu dari hal berikut :
kematian ibu, masuk unit perawatan intensif, transfusi darah, histerektomi, atau ligasi arteri iliaka internal).

Peningkatan risiko dibandingkan dengan kelahiran normal adalah
2,7 kali untuk antepartum C-section tanpa indikasi medis,
10,6 kali untuk antepartum C-section dengan indikasi,
14,2 kali untuk intrapartum tanpa indikasi dan
14,5 kali untuk intrapartum dengan indikasi. [Lancet 2010 DOI: 10.1016/S0140-6736 (09) 61870-5]

"Temuan yang paling penting dari survei adalah meningkatnya risiko kematian ibu dan morbiditas yang parah ... pada wanita yang menjalani operasi caesar tanpa indikasi medis," tulis Dr A. Metin Gülmezoglu dan rekan-rekannya yang melakukan penelitian, dari departemen kesehatan reproduksi dan riset, WHO, Swiss.

"C-section yang harus dilakukan hanya bila ada indikasi medis untuk meningkatkan hasil kebaikan bagi ibu atau bayinya.
Perempuan dan alasan pekerjaan mereka yang berencana untuk melakukan operasi C-section harus mendiskusikan potensi resiko untuk membuat keputusan yang tepat jika mereka masih ingin memiliki kelahiran sesar, " demikian tulisnya.

Dalam editorial tentang studi, Dr Yap-Seng Chong, dari departemen kebidanan dan ginekologi, Yong Loo Lin School of Medicine, National University of Singapore, Singapura, dan Dr Kenneth YC Kwek, dari departemen obat-obatan janin n ibu serta ketua dewan kedokteran di KK Women's and Children's Hospital, Singapura, menyatakan bahwa:

1. Risiko masuk ICU adalah 10 kali lebih mungkin untuk antepartum C-section tanpa indikasi medis dan
2. 67 kali lebih mungkin untuk intrapartum C-bagian tanpa indikasi medis dibandingkan dengan spontan kelahiran melalui vagina. "Jelas," tulis mereka, "kelahiran sesar, pada ibu dengan tidak ada masalah medis, dapat membahayakan jiwa." [Lancet 2010 DOI: 10.1016/S0140-6736 (10) 60055-4]

Kontroversi tentang tingkat ideal
C-section dan tempat pilihan ibu telah berlarut-larut dan "banyak dokter kandungan telah menjadi terbiasa dengan praktek intervensi medis untuk alasan non-medis," tulis Chong dan Kwek.

Survei, yang melibatkan fasilitas kesehatan dari Kamboja, Cina, India, Jepang, Nepal, Filipina, Sri Lanka, Thailand dan Vietnam, juga mengungkapkan bahwa 62 persen dari fasilitas kesehatan yang disurvei menerima insentif keuangan untuk melaksanakan caesar.

"Insentif keuangan untuk melakukan prosedur ini harus dihapus atau didibuat minimum, agar tdk merupakan ajang bisnis yg menganjurkan org agar melakukan C- section" kata Chong dan Kwek.

Dr Ravindran Jegasothy, konsultan senior dan kepala jurusan kebidanan dan ginekologi di Rumah Sakit Kuala Lumpur, Malaysia, menyatakan bahwa
 "tugas dokter adalah menasihati pasien dan selalu harus menyatakan fakta bahwa C-section yang 4 kali jauh lebih berisiko daripada melalui vagina adalah cukup berbahaya, seperti yang ditunjukkan oleh Cochrane database.
"Dia menambahkan bahwa rencana kelahiran dan keprihatinan pasien harus ditangani sebelum persalinan dan konseling yang harus rinci dan dicatat dalam catatan.

"Apa yang harus dokter lakukan jika pasien masih meminta bedah caesar?

Salah satu harus siap untuk melakukannya atau merujuk kepada orang lain untuk pendapat kedua. Jelas, C-section tanpa indikasi tidak boleh dilakukan sebagai bagian dari pekerjaan, "kata Jegasothy.

Jadi proses kelahiran yg merupkan anugrah n karunia, sebaiknya dilakukan secra natural sehingga tubuh dapt berproses secara alami dlm kehidupan ini,

Sallam,

 8 
 on: 08 March 2010, 07:31:50  
Started by fen88 - Last post by fen88
Up up..silahkan di liat kawan2,kurangin lah kebiasaan merokok.^^

 9 
 on: 08 March 2010, 03:14:49  
Started by loli106 - Last post by puyuh23
mencari dg saksama apa penyebab gangguan tersebut n mengeliminasinya serta memperbaiki yg rusak sebagai akibatnya.

Sallam,

 10 
 on: 07 March 2010, 08:42:03  
Started by loli106 - Last post by IKA SETYAWATI
APA OBAT YANG TEPAT UNTUK BATUK KRONIS YG DISERTAI FLU DIDERITA SELAMA KURANG LEBIH 4 BULAN

Pages: [1] 2 3 ... 10
Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1.11 | SMF © 2006-2009, Simple Machines LLC
bisdakworldgreen design by jpacs29
Valid XHTML 1.0! Valid CSS!