Hello,
Gini,
1. Benarkah membaca sambil tidur dapat merusak mata? (menjadi minus dll?)
Yg membuat parts atau bagian mata mengalami perubahan itu apa saja ya?
1. lensa.
2. Jarak lensa dg diafragma
3. Cairan mata
Jadi apakah membaca sambil tiduran akan merusak parts tersebut?
1. kalau bacanya non stop siang malam,kayak baca cerita silat, bel;um taman belum berhenti
2. Sinar yg tersedia membuat mata berakomodsi, membuat cairan mata berubah karena tekanan darah, atau karena kepenatan otot,
3. kalau ndak makan, yg penting baca aza,
4. Kalau dah penat matanya ngantuk tapi karena ceritanya seru mau tau kweceng jadi mati karena makan kodok merah atau ndak maka diterusin bacanya saqmpai2 tekanan mata naik dstnya.
dll.
maka akan berakibat bagi mata itu dg sendirinya bukan?
nah sekarang gimana kalau ada gangguan keseimbanga, akibat dari mislanya kwalitas darah kurang baik, peredaran yg kurang baik dlsbnya, jadi utk bisa menyelami sesuatu, perlu tiduran dg penerangan yg baik, arah yg baik, letak kepala yg baik n posisi jarak pandang dlsbnya baik, maka membaca sambil tiduran tadi justru membantu; karena bila sambil duduk, dg segera tekanan darah naik, gangguan keseimbangan terjadi, ybs pusing, kelap kelib dlsbnya, apa karena aturan mesti diteruskan baca sambil duduk atau berdiri?
Maka dengarkan sign tubuh., sdh ngantuk ya tidur, sdh penat ya berhenti, kalau pusing ya ganti posisinya ubah penerangan dlsbnya.
sementara kerusakan lensa terkait dg cukupnya bahan2 regenerasi n proses regenerasinnya sendiri, maka peliharalah sang mata terutama lensanya agar jangan cepat burak alias katarak.
2. Benarkah tidur dipagi hari menyebabkan meningkatnya sel darah putih?
dapat dikatakan bahwa produksi terbaik bagi tubuh utk melakukan perbaikan adalah ketika tubuh menajdi sangat relaks n tidur dlm kwalitas sesuai dg ritme tubuh ybs.
nah kalau ritmenya memberikan petunjuk agar bisa menggenapi tidur pada jam tertentu apakah harus di hindari karena apa yg dikatakan tersebut?
Pada hal justru keseimbangan terjadi bila anda memenuhi time table tubuh anda dg baik n benar.
sementara itu, produksi darah putih dibentuk tubuh secara automatik tdk hanya pada sumsum tulang tetapi juga pada kelenjar2 limpatik, bertambah bila tubuh memerlukannya dlm kasus pembantaian bacteria yg menyerang tubuh.
Jadi cell darah putih yg mana yg dibentuk waktu tidur, karena sepanjang waktu pembentukan terjadi, semntar perbaikan tubuh jauh lebih banyak terjadi ketika anda fully down kerja tubuhnya alais tidur sangat nyenyak
Itulah kenapa ketika bangun tidur yg baik n benar, tubuh terasa segar.
Sepertinya belum ada org yg mengukur produksi cell baik darah merah maupun putih ketika sedang tidur maupun sedang bergiat dlm aktivitas.
maka jelas bila anda terserang virus n bacteria, anda lebih baik tidur dg baik n benar, agar tubuh bisa berkesempatan lebih banyak memperbaiki kerusakan yg terjadi n membasmi intruder yg menyerang tubuh tersebut.
maka kalau flu yg dikasi obat tidur supaya bisa tidur
Jadi apakah mitos atau benar akan sangat tergantung kebutuhan tubuh, bila sedang sakit atau terserang intruder, maka benar tidru pagi akan membantu menambah produksi, bila sedang sehat, maka bila kebutuhan cukup tdk diproduksi lagi.
Tubuh adalah mesin hidup paling canggih, seng ada lawang?
Sallam,