It appears you have not registered with our community. To register please click here ...

Author Topic: WTA Gangguan Kejiwaan  (Read 391 times)  Share 

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

  • Pendatang
  • *
  • Join Date: Apr 2011
  • Posts: 2
  • Liked: 0
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
  • OS:
  • Windows 7/Server 2008 R2 Windows 7/Server 2008 R2
  • Browser:
  • Chrome 9.0.597.107 Chrome 9.0.597.107
    • View Profile
WTA Gangguan Kejiwaan
« on: 05 April 2011, 05:37:25 »
Permisi Dokter" saya mau menanyakan hal" tentang kejiwaan yang terjadi kepada kakak saya, karna dalam beberapa bulan kebelakang mengalami gangguan jiwa seperti : berhalusinasi, meningkatnya rasa sensitifitas serta kecurigaannya terhadap suaminya dan org disekitarnya.
Yang menjadi pertanyaan saya apakah ada solusi seperti :
 
1. Pengobatan secara medis, (klinik/hospital yang berada didaerah bekasi)
2. Penanganan pertama seperti apa yang harus kami lakukan ketika kakak saya sedang bereaksi (kambuh)

Selama ini kami selaku keluarga telah berusaha secara alternatif dan psikolog tetapi belum menunjukan perubahaan yang signifikan
Saya mengharapkan kepada Mimid/Momod FKM dapat memberikan informasi kepada kami.

  • Moderator Global
  • Top Medisianer
  • *
  • Join Date: Jan 2010
  • Posts: 1.428
  • Liked: 0
  • Location: Jakarta
  • Reputasi: 11
  • Gender: Male
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Flock 2.6.2 Flock 2.6.2
    • View Profile
    • Absolutely Drug less Health Care
  • Profesi: Naturopathy Doctor
Re: WTA Gangguan Kejiwaan
« Reply #1 on: 05 April 2011, 05:53:17 »
Hello,
Ketidak nyaman, bisa dipengaruhi oleh ketidak stabilannya flow atau peredaran darah, kelainan hormonal, keracunan, kelainan enzyma, n berbagai sebab lainya.
Bila hanya melihat pada halusinasi, curiga, sensi, dlsbnya, maka secara medis akan dibnerikan obat penenang.
Nah, persoalanya apakah dlm kondsii seperti yg anda ceritakan, sebenarnya apa yg terjadi dlm tubuh ybs, tdk ada pengukuran maupun pemeriksaan n data yg menunjang,. sementara bila acsenya adalah keracunan, maka pemberian penenang justrru menghambat detoksifikasi tubuhnya karena semuanya dibuat slow down.
Psikis atau kejiwaan dibentuk bukan dari sesuatu yg instant, mealinkan secra perlahan, bertambah n membentuknya, jadi menyelesaikanya juga bukan dg penenang, perlu keterbukaan, kerja sama dari ybs, kemauan dstnya.

Sebaliknya bila perhatian anda kepada Kak di nyatakan dg meredam kemauana sang kakak n bukan mengerti akan apa yg terjadi, maka hasilnya justru akan menimbulkan rasa terkucilkan, terabaikan dstnya.

Jadi karena kami atau lebih tepatnya saya bukan peramal, atau dewa, atau yg bisa menerawang apa yg terjadi, n informasi nya sangat minim dg yg diketahui hanay sdh ke alternative, maupun psikolog, semntara apa yg terjadi tetap tdk diketahui, maka sangat sukar merekomendasikan atau pun memberikan saran selain saran utk lebih memperhatikan dirinya dari susdut pandang sang kakak bukan dari sudut pandang anda n org lainya, sehingga sang kaka mau lebih dekat dg anada n bisa bertukar pandangan n mendiskusikan apa yg terjadi tersebut.

Sallam,
-- We care human as human not as sickness object. --.

"Absolutely Drug less Health Care solution Organization" ...

  • Pendatang
  • *
  • Join Date: Apr 2011
  • Posts: 2
  • Liked: 0
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
  • OS:
  • Windows 7/Server 2008 R2 Windows 7/Server 2008 R2
  • Browser:
  • Chrome 9.0.597.107 Chrome 9.0.597.107
    • View Profile
Re: WTA Gangguan Kejiwaan
« Reply #2 on: 05 April 2011, 06:06:08 »
Hello,
Ketidak nyaman, bisa dipengaruhi oleh ketidak stabilannya flow atau peredaran darah, kelainan hormonal, keracunan, kelainan enzyma, n berbagai sebab lainya.
Bila hanya melihat pada halusinasi, curiga, sensi, dlsbnya, maka secara medis akan dibnerikan obat penenang.
Nah, persoalanya apakah dlm kondsii seperti yg anda ceritakan, sebenarnya apa yg terjadi dlm tubuh ybs, tdk ada pengukuran maupun pemeriksaan n data yg menunjang,. sementara bila acsenya adalah keracunan, maka pemberian penenang justrru menghambat detoksifikasi tubuhnya karena semuanya dibuat slow down.
Psikis atau kejiwaan dibentuk bukan dari sesuatu yg instant, mealinkan secra perlahan, bertambah n membentuknya, jadi menyelesaikanya juga bukan dg penenang, perlu keterbukaan, kerja sama dari ybs, kemauan dstnya.

Sebaliknya bila perhatian anda kepada Kak di nyatakan dg meredam kemauana sang kakak n bukan mengerti akan apa yg terjadi, maka hasilnya justru akan menimbulkan rasa terkucilkan, terabaikan dstnya.

Jadi karena kami atau lebih tepatnya saya bukan peramal, atau dewa, atau yg bisa menerawang apa yg terjadi, n informasi nya sangat minim dg yg diketahui hanay sdh ke alternative, maupun psikolog, semntara apa yg terjadi tetap tdk diketahui, maka sangat sukar merekomendasikan atau pun memberikan saran selain saran utk lebih memperhatikan dirinya dari susdut pandang sang kakak bukan dari sudut pandang anda n org lainya, sehingga sang kaka mau lebih dekat dg anada n bisa bertukar pandangan n mendiskusikan apa yg terjadi tersebut.

Sallam,

Terima kasih pak telah membantu kami.. :)