Hello,
Tanya anda sangat sukar dijawab karena banyak sekali faktor yg mempengaruhinya.
Dimulai dari kebiasaan hidup serta pendidikan masa kecil, pola makan, pola tidur, pengaruh obat, faktor organ tubuh, dlsbnya yg masih snagat banyaknya, semunaya bisa mempengaruhi kehidupan, pola pemikiran, pola emosional dslbnya.
Jadi tydk sekedar jiwa terganggu atau faktor cinta yg membuat semuanya bisa menajdikan hal seperti yg anda sampikan tersebut.
Sifat dasar sesorg yg unique juga snagat mempengaruhi setiap hubungan, baik itu hubungan cinta, hubungan kerja atau interrelation sesama manusia.
Jadi sangat sukar utk menentukan analisa ttg teman anda tersebut, karena berbagai faktor harus di lihat n diperhatikan dg saksama.
Sebagai contoh:
Kondisi yg bengong:
Kondisi ini bisa dihasilkan dg berabagai kendala a/l:
Kurang istirahat, kurang tidur, kurang gizi, kurang bergerak, kurang makan, kurang minum, ada pengaruh bahan2 tertentu seperti formalidehida yg ada di cat tembok, kayu, plastik dlsbnya yg masih banyak lagi.
nah bila hal ini salah diinterpretasikan n diberikan obat penenang dg maksud agar bisa beristirahat dg baik, maka istirahatnya mungkin terpenuhi tetapi sebaliknya bila faktor racun formaldehida yg mempengaruhi, maka dg tidur justru akan semakin akumulasi.
Nah melihat berabagi ekdnal tadi tentu dibutuhkan kerja sama yg baik antara ybs dg yg akan mealkukan investigasi terhadap maslahnya bukan?
Lalu bila anda menagnjurkan ke psikiater misalnya, semntara ia tdk meras butuh karen faktor utama misalnya banyak hutang sehingga sulit utk memenuhi gizi, n kebutuhan lainya, maka ia akan bertambah tertekan bukan?
Jadi kalau anda cukup akrab dg ybs, barangkali bisa dimulai dg bertanya ttg kesulitan ybs, itu pun kalau ia mau membukanya?
Sementara hal cinta apakah itu yg menjadi permasalahan, juga perlu diamati dg lebih cermat, karena usia semakin tinggi, akan semakin juga berbagai pertimbangan di pikirkan, sejalan juga dg perubahan hormonal tubuh.
Sallam,