It appears you have not registered with our community. To register please click here ...

Author Topic: Bell's Pals  (Read 331 times)  Share 

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

  • Pendatang
  • *
  • Join Date: Jul 2011
  • Posts: 6
  • Liked: 0
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
  • OS:
  • Mac OS X 10.5.8 Mac OS X 10.5.8
  • Browser:
  • Safari 5.0.6 Safari 5.0.6
    • View Profile
  • Profesi: Karyawan
Bell's Pals
« on: 27 November 2011, 12:28:51 »
Selamat siang Dok,
Sekitar 4 hari yang lalu saat sedang makan sop buntut wajah saya sebelah kanan syarafnya tidak bisa bekerja. Saya langsung pergi cek ke dokter dan saya di diagnosa terkena Bell's Palsy. Saya diberi obat prednisolone 25 mg dan di konsumsi 2 tablet/hari selama 4 hari. Selain itu saya diberi tetes air mata untuk menjaga kelembaban air mata saya.


Tapi setelah 4 hari ini saya tidak merasakan ada perubahan dok, dan besok saya baru mulai terapi chiropatric.
Yang ingin saya tanyakan apakah ada kemungkinan saya bisa kembali ke keadaan normal? Kira-kira berapa lama penyembuhan penyakit ini? Apakah terapi chiropatric boleh digabungkan dengan akupuntur? Untuk mempercepat proses penyembuhan apa saja yang harus saya lakukan/ tidak lakukan dan konsumsi/tidak konsumsi. Untuk tempat terapi Bell's Palsy ada rekomendasi untuk daerah jakarta soalnya saya 3 bulan ini akan berada di jakarta, mungkin bisa di private message saja.
Terima kasih.


Data tambahan:
Berat badan 50 kg
Tinggi 170 cm

  • Moderator Global
  • Top Medisianer
  • *
  • Join Date: Jan 2010
  • Posts: 1.426
  • Liked: 0
  • Location: Jakarta
  • Reputasi: 11
  • Gender: Male
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Flock 2.6.2 Flock 2.6.2
    • View Profile
    • Absolutely Drug less Health Care
  • Profesi: Naturopathy Doctor
Re: Bell's Pals
« Reply #1 on: 27 November 2011, 01:09:28 »
Hello,
Data sepintas anda:
Code: [Select]
Berat badan 50 kg
Tinggi 170 cm
Menunjuk pada banyaknya lemak tubuh anda.
Nah dg adanya lemak tadi patut dicurigai kejadian dihinggapi si patsi karena lemak ini yg kemudian menghambat pembuluh darah n membuat si syaraf berekasi tdk bisa dikontrol.

Air mata buatan cukup baik kalau dicurigai adanya kekurangan pengairan dimata, maka diberikan, sementara pretnison, sebaiknya tdk diulangi mengingat penambahan bukan menyentuh permasalahan yg terjadi.

Chropractis hanay melihat kemungkinan adamnya gangguan pada struktur trulang belakang yg mengganggu syaraf.

Nah sekarang tinggal anda, mau buang lemak n membuat pembuluh n kwalitas darah anda menjadi sehat, atau mau tetap demikian, mengabaikan semuanya n rajin mengunjungi berbagai profesi kesehatan n mengikuti minggu perminggu apa yg di berikan lalu menyatakan oh tdk ada hasilnya!

Sallam,
-- We care human as human not as sickness object. --.

"Absolutely Drug less Health Care solution Organization" ...

  • Pendatang
  • *
  • Join Date: Jul 2011
  • Posts: 6
  • Liked: 0
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
  • OS:
  • Mac OS X 10.5.8 Mac OS X 10.5.8
  • Browser:
  • Safari 5.0.6 Safari 5.0.6
    • View Profile
  • Profesi: Karyawan
Re: Bell's Pals
« Reply #2 on: 28 November 2011, 11:38:36 »
Maaf dok saya kurang jelas, bukannya dengan tinggi 170 cm berat badan 50 kg saya tergolong under weight. Menurut dokter untuk penyembuhan penyakit ini bagaimana baiknya? Saya baru bisa ke dokter syaraf 2 hari lagi dok.
Terima kasih.

  • Moderator Global
  • Top Medisianer
  • *
  • Join Date: Jan 2010
  • Posts: 1.426
  • Liked: 0
  • Location: Jakarta
  • Reputasi: 11
  • Gender: Male
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Flock 2.6.2 Flock 2.6.2
    • View Profile
    • Absolutely Drug less Health Care
  • Profesi: Naturopathy Doctor
Re: Bell's Pals
« Reply #3 on: 29 November 2011, 05:46:36 »
Eh Iya ya, dikepala saya mikirnya tinggi 150 berat 70, maaf maaf,
Ok,
Kalau begitu informasinya  ndak bisa dijabarkan apa yg salah? ???

Paling kalau liat under weight, maka bisa saja kurang gizi, lalu over reaction atau food reaction dlm hal ini sop buntut (mungkin dg msg) membuat tekanan darah naik tiba2, n pecahlah si pembuluh darah di sebagaian otak n anda dihampiri si patsi.

Intinya begini, kalau kondisi tubuh normal2 saja, dg rutinitas yg biasa2 saja, lalau secara berkala terjadi kekurangan bahan utk perbaikan n pertumbuhan, maka secara berkala juga terjadi degradasi pada berbagai hal termasuk pembuluh darah.
Nah karena sop buntut bukan hala biasa yg di makan, diman banyak bahan2 yg cukup bisa membuat reaksi tubuh terjadi yg a/l pala misalnya, lada, kadang wortel juga bisa, daun sleedre, airnya sop, dagingnya bekas di beri bahan kimia supaya cantik merah kelihatan segar ketika mentahanya dll, maka tubuh menaggapainya dg reaksi pada tekanan balik yg mau n tdk akan ikut menaikan tekanan pompa.
Kalau kenaikanya masih di tolerir oleh pembuluh darah, maka tdk mengapa, tetapi bila suhu kamar dimana anda makan, n oksigen disana, serta berbagai kendala plus reaksi tubuh, akirnya jadilah gangguan tersebut.

Perbaikanya mesti di telaah kembali, secara keseluruhan, dilakukan perbaikan, n tubuh akan berangsur baik (self recovery)

Ok,
Sallam
-- We care human as human not as sickness object. --.

"Absolutely Drug less Health Care solution Organization" ...