It appears you have not registered with our community. To register please click here ...

Author Topic: antibiotik dan nutrisi  (Read 233 times)  Share 

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

  • Pendatang
  • *
  • Join Date: Oct 2011
  • Posts: 1
  • Liked: 0
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Chrome 14.0.835.202 Chrome 14.0.835.202
    • View Profile
antibiotik dan nutrisi
« on: 09 October 2011, 06:19:08 »

salam hormat,
terimakasih buat artikel dan kesempatan mendapatkan informasi medisnya, 
saya ada teman yg didiagnosis aorta disection dan sdh dioperasi untuk memperbaiki keadaan tsb sekitar 5thn yl. namun ada penolakan tubuh yg terus terjadi pada pemasangan kawat pengikat tulang dadanya paska operasi yg membuat dia berkali kali diterapi antibiotik, bahkan setelah dilakukan operasi ulang guna penggantian bahan kawatnya sekaligus pembersihan pada bagian yg disinyalir tempat berkumpulnya bakteri disekitar kawat lama.
akhir akhir ini, kurun waktu sebulan ini, dia kumat lagi, sering demam, hingga 39C, sulit/gak nafsu makan hingga berjalan hampir sebulan ini sampai BBnya turun 8kg, HBnya jg ikut turun tinggal 4 sehingga ditransfusi sampai 6kantung untuk mencapai HB9. saat ini dia enggan minum antibiotik lg karena lambungnya semakin bermasalah dan hanya mengandalkan suplemen madu, royal jelly, agaragar, dan minum syrup.
yg ingin saya tanyakan, apakah hal yg wajar hasil tes resistensi antibiotika pada kultur bakteri bisa berubah dari waktu kewaktu, misal dulu antibiotik A dinyatakan resisten, namun pd tes bbrp bulan berikutnya, menjadi dinyatakan sensitif? (jenis kumannya sama, pseudomonas sp)
selain itu adakah pendapat/cara dari dokter bagaimana menjaga asupan nutrisi yg paling efektif pd pasien yg tdk ada nafsu makan, sulit menelan makanan, sesekali masih demam, juga diare? cukupkah dgn suplemen diatas ditambah oralit? dalam sebulan ini sudah 2x keluar masuk/rawat inap dirumahsakit).
demikian dokter diharap dapat membantu memperbaiki keadaan teman saya (wanita, 39thn, 1anak)
terimakasih.


  • Moderator Global
  • Top Medisianer
  • *
  • Join Date: Jan 2010
  • Posts: 1.426
  • Liked: 0
  • Location: Jakarta
  • Reputasi: 11
  • Gender: Male
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Flock 2.6.2 Flock 2.6.2
    • View Profile
    • Absolutely Drug less Health Care
  • Profesi: Naturopathy Doctor
Re: antibiotik dan nutrisi
« Reply #1 on: 10 October 2011, 10:02:28 »
Hello,
1.umur 39 relative sangat muda utk hal gangguan aorta disection
2. Kenapa bisa terjadi gangguan tersebut tdk dicari n hanya ditambahkan tubuh dg kondisi harus memperbaiki kerusakan jaringan sebagai akibat ops.
3. Plus harus menyikapi benda asing yg ditambahkan kedlam tubuh.
4. suplement yg hanya merupakan: suplemen madu, royal jelly, agaragar, dan minum syrup. (merupakan carbo n gula tdk menambah perbvaikan immunitas tubuh, menaikan keasaman tubuh)
5. Antibiotik tdk hanay menyerang bacteria tetapi juga ikut meruska tatanan pencernaan dg bacteria2 yg berguna sebgai probiotik yg juga dibasminya.

Oleh karena itu hasil test bisa sja berubah2 karena kandunganm darah tubuh dapat dibilang dlm jangka waktu yg cukup lama kehilangan kandungan2 bermanfaatnya.

Jadi cari n perbaikilah agar tubuh bisa dibantu dg baik memperbaiki dirinya dibanding bongkar pasang juga menjadikan tubuh harus bertambah:

1. kehilangan darah akibat bongkar pasang ops,
2. tdk bertkesempatan memperbaiki bekas ops
3. Tdk berkesempatan beradaptasi dg benda asing yg dicangkokan kedlam tubuh.
4. Kondisi diperlemah dg anti bitik yg bertubi2

seharus pengecekan benda asing kedua dilakukan sebelum dilakukan ops penggantian agar diketahui reaksi tubuh terhadap jenis material yg akan ditanamkan tersebut.
demikian juga dg kondisi tubuh apakah sanggub menerima atau tdk.
Kini jangan hanya meliuhat bekas operasi, n melulu hanya pada hasil penolakan yg terjadi tetapi perlu menyikapi secra keseluruhan tubuh tersebut.

Sallam,
-- We care human as human not as sickness object. --.

"Absolutely Drug less Health Care solution Organization" ...