Hello,
Bicara soal maknan yg banyak,
Tempekah anda bahwa makanan tdk dg segera n mudah bisa diserap oleh smeua badan manusia?
Jadi seperti mesin mobil dikasi premium, bisa glinding, dikasi pertamax atau super 9x jauh lebih nyaman dstnya, sebaliknya mesin 2 tak perlu bensin campur oli, tetapi badan tdk demikian,
didlam tubuh sesuai dg genetikanya amsing2, ada bacteraia yg bekerja sesuai dg antigen masing2, yg juga memproses makanan dimana ada yg bersifat antigen n ada yg bersifat baik bagi tubuh itu.
Maka bila makanan yg tdk sesuai, tubuh secara alami menolak makanan itu dg menutup atau mengecilkan bilur2 penyerapan sehingga sedapat atau sebanyak mungkin makanan tadi tdk ikut masuk kedalam tubuh n mengganggu darah yg ada dlm tubuh tersebut.
Jadi kalau anda makan banyak, kenyang banget, tapi usus halusnya menutup, dg sendirinya asupan tubuh berkurang dg energy yg anda keluarkan bukan?
maka kalau anda kepengen gemuk, disamping melihat kemungkinan adanya intruder yg ikut memakan makanan itu, juga mesti melihat apakah makanan tadi memberikan performance yg baik, berimbang, bisa diproses tubuh n bermanfaat atau justru di jadikan sampah dg numpang keluar selesai di hancurkan tapi tdk diserap?
Sallam,