Hello,
Namanya operasi ya:
1. perbaikan tubuh pasca operasi akan menjadi perhatian.
2. kemungkinan berbagai infeksi akibat pemotongan ataupun keadaan lewat utk mencapai object termasuk syaraf, jaringan, pembuluh darah n kelenjar getah bening
3. komplikasi akibat anestesi
4. kemandulan yg tentu saja menjadi kurang penting karena usia ybs, kecuali ybs masih ingin mempunyai anak.
5. perdarahan n rusaknya pembuluh kapiler
6. kurang darah
7. gangguan neorologis
Persoalanya adalah:
1, apakah sdh dilakukan test petanda tumor AFP (alfa fetoprotein), HCG (human chorionic gonadotrophin) dan LDH (lactic dehydrogenase).
Hampir 85% kanker non-seminoma menunjukkan peningkatan kadar AFP atau beta HCG.
2. apakah ada kelainan lain pada tubuh termasuk penyebab adalah cancer yg perlu diperbaiki.
3. Kondisi tubuh ybs apakah menunjang utk diterapakan chemo maupun operasi.
Pertimbangan2 tersebut menjadi penting mengingat pada umumnya orkidektomi/orkiektomi terjadi pada pria sekitar 20 - 40 tahun.
Nah jadi persiapan fisik tentunya tdk hanya melihat pada poembengkakan saja, tetapi apa, bagaimana, mengapa terjadi, n kondisi seluruh tubuh ybs, demikian juga belum tentu persoalan terjadi karena kelainan hormonal, karena bisa saja karena persoalan lainya.
Sallam,