Hello,
Wow,
Calm down mener, calm down

Kita bahas ente funya keluhan one by one ya??

1.
berat pacar saya 49 dan tekanan darahnya tu 100/60.. Apakah itu bisa dibilang gejala leukimia?Leukimia diukur dg jumlah butiran sehat darah yg ada dlm cairan darah, jadi mesti ambil sekian cc lalu dihitung deh jumlah darah merahnya berapa, darah putihnya brapa, dstnya, lalu dibandingkan dg ukuran alat utk org dg umur sekian jenis kelamin sekian n berat badan sekian berapa mestinya, dari sini baru si mia bisa ditentukan apa ia di ane mia atau leukimia.
Jadi karena saya tdk sakti, saya mesti pake ukuran mesin, ndak tau kalau yg ahli kungfu bisa dg pegang2 lalu tau dia kurang darah atau leukimia, ok.
nah dlm hal ini tekanan darah bukan urusan karen tekanan darah adalah urusan distribusi darah apakah baik2 saja, atau ada masalah ketika didistribusi (tek darah pompaan tinggi) atau ketika baliknya (tekanan darah balik yg tinggi), atau ada maslaah dg cara pompanya atau banyaknya pompanya (keduanya berurusan dg fungsinya jantung), sementara urusan si mia berhubungan dg kandunganya atau isinya darah apakah baik, buruk sangat buruk.
2.
Dok, mendengar jawaban dokter Puyuh yg logis, pacar saya tanya apakah dia masih perlu minum obat dari akupuntur itu?
Kalau diagnosanya mmg salah, trus tetep diminumi.. kan malah bahaya dok...
Obat dlm hal ini ada 2 macam yg diberikan, yg satunya kimia, n yg lainya dari jamur, tentu sebaiknya2 kalau mau dikatakan tdk berbahaya toh mesti diketahui apakah cocok bagi ybs atau tdk cocok bukan?
Bahan2 yg mengandungi bahan kimia baik organik maupun anorganik, kalau masuk badan, dlm jumlah yg cukup besar, bisa merauni tubuh, n kalau meracuni, artinya butuh kerja ekstra hati n ginjal utk menetralisir racunnya tersebut.
Nah susahnya saya tdk tau persis kondisi pacar anda itu, apakah yg terjadi, bagaimana terjadinya, apakah cocok dg bahan2 itu dstnya, karena sekali lagi datanya begitu minim, jadi menentukan terus diminum atau di stoip, akan sukar bagi saya, apalagi secara etika, kucuk2 menginterfrensi hasil analisa diagnosa org lain dimana anda berdua kesana utk memeriksakan diri, tentu sangat dk etis bukan?
Tapi kalau anda mersakan setelah 2 hari digunakan n banyak ganbgguan yg muncul, kedutan yg menadji starting point pemeriksaan tdk berubah, kondisi pacar makin lemah, mata bagian putih bertambah kuning, maka sebaiknya dihentikan.
3.
Kalau mmg di stop obatnya, dan dia cek darah. gmn dok?
Pacar saya sudah minum obatnya 2 kali dok...
Boleh saja, tetapiu saya akan lebih tenang bila kita kembalikan ke state awal persoalan, memriksa dg teliti apa2 saja yg terkait, menelusuri semua hubungan yg ada, n barulah bila diperlukan memeriksakan darahnya, kita akan jelas panel apa yg harus diperiksa bukan?
jadi tdk mengulang pengalaman anda n pacar yg kucuk2 di diagnosa utk masalah tertentu yg kurang lebih bergeser dari pemeriksaan yg mau diperiksakan bukan?
4.
Dok pacar saya kan gak boleh periksa darah, apa mmg itu bener dok? menurut saya sih GAK.. Dokter Puyuh, saya skrg jadi pusing berat. pacar saya gak mau periksa darah karena dia gak mau ngelanggar perintah akupunturis itu. gmn dok?Hah?? kayak kena hipnotis aja dia
coz pacar saya ini bingung mau periksa darah ato gak coz dia inget2 pesennya yg gak boleh priksa darah..Saya teringat ada kasus dimana ada org yg begitu mendabakan memiliki anak dlm kehamilan dirinya, lalu kedukun, n disana didoakan dg ramuan tertentu dg pesanan tdk boleh kedokter sama sekali, n tdk boleh USG juga.
nah secara logika, waktu itu saya berpikir, apakah yg disembunyikan sehingga ini tdk boleh n itu tdk boleh pada hal itu adalah hak asasi atau hak kemanusiaan ybs utk mengetahui dg jelas akan tubuhnya dg peralatan yg digunakan dunia.
Belakangan baru diketahui bahwa kehamilan yg terjadi ternyata adalah kehamilan semu, dimana tdk ada anak, tdk ada pertumbuhan janin, n muncul juga kelahiran semu setelah pas 9 bulan.
Apakah shin seh ini merupakan pola yg sama? agar obatnya laku? atau ada kendala lain, saya juga tdk tau
5.
Dok, si akupunturis itu tidak selalu memeriksa menggunakkan sumpit.. dia juga megang2 bbrp bagian.. trus terakhir baru pake sumpit.
Menurut saya personally dok, saya gak percaya kalo diagnosisnya akurat dgn cara seperti itu..
Ada cara memeriksa yg memanfaatkan energy kinetik tubuh, tetapi pada umumnya hasilnya hanya menentukan weak atau melemahnya organ, bukan utk si mia (leukimia), jadi saya juga tdk tau apa yg dilakukan nya dg hasil diagnosa yg demikian.
6.
Dok, pacar saya ini denger lagi kalo obat cina itu gak keras.. jadi it's okay.... apa bener dok?
Jujur dok, saya gak setuju dengan hal itu.Tdk demikian, semua bahan2 baik natural maupun chemical memiliki unsur masing2 yg bisa menjadi racun bagi tubuh terutama bahan2 yg memang memilki racun khusus seperti mislanya saya pernah katakan ttg comfrey atau komprei daun yg dulu sangat sering digunakan oleh paraperacik obat, dimana diberikan kepada semua jenis penyakit (makanya saya lebih senag mengatakan gangguan tubuh bukan penyakit) pada tahun 19 70an n hasilnya bebrapa tahun kemudian banyak yg mengalami kerusakan hati akiobat minum air daun tersebut, nah bila dikatakan obat rebusan n intinya daun n akar2an seperti obat shin she / Chinese medisinal dikatakan tdk berbahaya, maka sayang sekali bila kemudian setelah bebrapa tahun kemudian utk kandungan produk tertentu ternyata memberikan efek tdk baik bagi tubuh.
Jadi kita perlu tau apa kandunganya n berapa banyak yg diberikan, serta apakah tubuh yg menerimanya bisa memanfaatkanya atau justru menajdi racun bagi tubuh itu meskipun bahan2nya adalah herbal.
Jadi
dosis yg diberikan iu juga tinggi sekali. Karena kalau dilihat di kotak tiap obatnya, anjuran obat Ling chi yg paling tinggi itu adalah 2 butir sekali minum.. atau sama dgn 1 hari minum 6 butir.
nah di akupunturis itu
Trus untuk yg Bifendate Pills, di kotaknya itu tertulis bahwa dosis tertinggi 10 biji per minum. itu untuk yg akut dok. dan si akupunturis ini menganjurkan 10 biji per minum. berarti sama dgn 30 butir per hari.Akan sangat tergantung berapa mg kah per butirnya n bagaimana dg tubuh yg akan menerimanya, apakah boleh n bisa menerimanya atau justru membahayakan.
Sallam,