It appears you have not registered with our community. To register please click here ...

Penulis Topik: Sistemik Lupus Eritematosus/Lupus (Autoimun)  (Dibaca 2040 kali)  Share 

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Renny Pratiwi

  • Pendatang
  • *
  • Join Date: Agu 2011
  • Tulisan: 6
  • Liked: 0
  • Lokasi: Surabaya - Indonesia
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Wanita
  • OS:
  • Windows 7/Server 2008 R2 Windows 7/Server 2008 R2
  • Browser:
  • Opera 9.50 Opera 9.50
  • Profesi: Pelajar
Sistemik Lupus Eritematosus/Lupus (Autoimun)
« pada: 07 Agustus 2011, 05:40:01 »
- Autoimun : Didalam tubuh terdapat antibodi yang seharusnya melawan virus dan bakteri tetapi pada lupus ini menjadi liar yang seharusnya dilindungi malah diserang.
- Gejala : Demam, pegal-pegal, rasa lemah, menurunnya nafsu makan, berturunnya berat badan, gangguan pada siklus menstruasi.
- Organ yang diserang : 
  • Kulit : Pada 80% penderita ditemukan kelainan kulit berapa ruam/rash yang berbentuk sepeti kupu-kupu pada kedua pipi (buterfly rash). Di bagian tubuh lainnya terdapat bercak merah beberntuk cakram dan terkadang bersisik, kerontokan rambut dan sariawan merupakan gejala lain yang sering ditemukan kalau dilihat secara utuh, penderita lupus dengan gejala-gejala tadi akan tampak mirip monster.
  • Jantung : Pada jantung dapat terjadi radang pada otot jantung (miokarditis), radang pada selaput luar pembungkus jantung (perikarditis), kerusakan/insufisiensi katup jantung (biasanya katup aorta dan mitral), bahkan kematian pada otot jantung (infarkmiokard).
  • Paru-paru : Pada 2/3 kasus lupus di dapatkan penimbunan cairan pada selaput pembungkus paru (pleuritis) yang menyebabkan penderita mengalami demam, batuk, nyeri dada dan sesak nafas.
  • Saluran pencernaan : Gejala yang ditemui pada saluran pencernaan dapat berupa mual, muntah, menurunnya nafsu makan, diare/sukar buang air besar.
  • Ginjal : Kelainan pada ginjal ditemukan 30% dari penderita lupus. Terjadi gangguan fungsi ginjal yang berakibat tidak dapat dikeluarkannya racun hasil metabolisme dan banyaknya kandungan protein dalam urine.
  • Sistem saraf : Kelainan pada sistem saraf dapat berupa sakit kepala sebelah seperti migren, gangguan peredaran darah otak, selain itu lupus juga dapat menimbulkan gangguan psikiatri seperti cemas, gangguan mood, emosi labil, depresi, serta menurunnya fungsi memori seseorang.
  • Sendi : Keterlibatan sendi terjadi pada 90% penderita. Dapat terjadi pembengkakan pada jaringan ikat, terutama pada jari-jari tangan, tangan dan pergelangan tangan, yang nyeri dengan atau tanpa disertai kemerahan.
  • Sistem otot : Nyeri otot biasanya ditemukan 50% penderita lupus. Selain itu dapat pula ditemukan adanya penurunan massa otot (otrofi otot) yag dapat menyebabkan kelemahan pada banyak otot-otot dalam tubuh.
- Cara mendiagnosis penyakit lupus : 
  • Ruam kulit lonjong/bulat diwajah atau ditempat lainnya.
  • Sariawan
  • Fotosensivitas : sensitif terhadap cahaya matahari
  • Nyeri otot/sendi
  • Terdapat ruam merah pada kedua belah pipi
  • Terjadi kelainan sistem saraf
  • Terjadi kelainan gangguan pada ginjal
  • Nyeri dada bila tarik nafas, sesak nafas, yang disebabkan peradangan selaput paru/lapisan jantung
  • Kelainan pada darah : penurunan sel darah putih/lekopenia
  • Kelainan imunologis

Offline puyuh23

  • Moderator Global
  • Medisianer Mania
  • *
  • Join Date: Jan 2010
  • Tulisan: 1.788
  • Liked: 0
  • Lokasi: Jakarta
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Pria
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Flock 2.6.2 Flock 2.6.2
    • Absolutely Drug less Health Care
  • Profesi: Naturopathy Doctor
Re: Sistemik Lupus Eritematosus/Lupus (Autoimun)
« Jawab #1 pada: 08 Agustus 2011, 05:46:37 »
Hello,
Dari sisi ilmu kedokteran, Lupus dijabarkan hanya sampai pada kelainan system immun.
Apakah memang hanya sampai disitu mentoknya?
Ataukah karena hanya sampai disitu lalu ada obat kortison n cukup karena penderita lalu bisa di perpanjang umurnya n kehidupanya dg penggunaan kortison walau memberikan efek yg cukup berjenjang bagi tubuh dlm berbagai kerusakan lanjut?
Mungkinkah utk menelusuri lebih jauh selain hanya sampai pada kendala system immun nya saja?
Bagaimana system immun bekerja?
Kenapa terjadi seperti apa yg anda tuliskan dimana system immun menjadi liar?
Apa kendala lainya yg berinteraksi dg system immun seseorg?
Kenapa dlm hidup yg sama di envi yg sama hanya dia yg mengalami kendala?
Maka benar bahwa manusia itu unique n mesti dijabarkan org per org; lalu apakah kelainan ini merupakan hal yg memang harus begitu?

If you gon na learn some thing, go to answer as much as possible the questeions above; by that you will learn some thing that differ from your study to be a good doctor.

Regards