It appears you have not registered with our community. To register please click here ...

Author Topic: Manfaat kesehatan yang potensial dari makanan yang kaya antioksidan  (Read 664 times)  Share 

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

  • Pendatang
  • *
  • Join Date: Feb 2010
  • Posts: 4
  • Liked: 0
  • Reputasi: 1
    • View Profile
Sumber :
http://www.medicalera.com/index.php?option=com_myblog&show=manfaat-kesehatan-yang-potensial-dari-makanan-yang-kaya-antioksidan.html&Itemid=314


Mengkonsumsi makanan yang kaya antioksidan dapat membantu mencegah penyakit jantung, kanker dan penyakit-penyakit lainnya. Antioksidan adalah nutrisi yang dapat membantu melindungi sel-sel tubuh kita dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas - molekul-molekul jahat yang menyerang sel-sel yang sehat. Para peneliti telah berspekulasi bahwa oksidatif, sel-sel stres yang merusak yang disebabkan oleh radikal bebas memberikan kontribusi dalam pengembangan banyak penyakit-penyakit kronis dan degeneratif, antara lain penyakit jantung dan beberapa penyakit kanker.

Tubuh kita menciptakan radikal-radikal bebas secara alami saat mereka memproses makanan, dan tambahan radikal-radikal bebas terjadi saat kita terekspos racun-racun di lingkungan kita (sebagai contohnya, pestisida dan radiasi), polusi-polusi (asap rokok, polusi air), sinar ultraviolet dan bahkan stres.

Meskipun anda tidak bisa sepenuhnya menghindari radikal-radikal bebas, tetapi memungkinkan untuk mengurangi kehadiran mereka dalam tubuh anda dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang tinggi antioksidan dan membatasi paparan anda terhadap racun-racun yang ada di lingkungan kita dan polusi jika memungkinkan.

Tidak semua sumber-sumber antioksidan diciptakan seimbang. Sebagai contohnya, banyak sekali penelitian-penelitian yang telah mendapati bahwa suplemen vitamin dan mineral yang mengandung antioksidan mungkin tidak menawarkan manfaat-manfaat yang sebelumnya mereka percayai. Faktanya, beberapa penelitian baru-baru ini telah menyimpulkan bahwa suplemen-suplemen dapat menghambat beberapa jenis pengobatan untuk kanker dan terapi-terapi lainnya. Para ahli tidak merekomendasikan untuk mengkonsumsi suplemen sebagai pengganti sumber-sumber makanan antioksidan. Makanan yang seimbang masih dianggap sebagai sumber terbaik dari nutrisi dan secara alami menghasilkan antioksidan-antioksidan.

Banyak penelitian telah menguji makanan-makanan yang mengandung antioksidan, dan meskipun perdebatan masih berlangsung sehubungan dengan kemungkinan manfaat-manfaatnya bagi kesehatan, para penelit terus mencari bukti-bukti yang mendukung teori bahwa sumber-sumber makanan antioksidan melawan penyakit jantung, pertumbuhan tumor dan bahkan melawan beberapa aspek penuaan.

Antioksidan dan penyakit kardiovaskular

Penelitian menyimpulkan bahwa antioksidan-antioksidan dapat menurunkan resiko terkena penyakit jantung dalam berbagai cara - dengan menghambat pengumpulan dan penempelan platelet-platelet dalam darah, dengan merintangi oksidasi dari kolesterol jahat (LDL), dan dengan menurunkan kolesterol dalam darah secara keseluruhan, menurut American Heart Association. Untuk jantung yang sehat, AHA merekomendasikan makanan yang seimbang yang meliputi berbagai jenis buah-buahan, sayur-sayuran dan biji-bijian utuh. Sebagai tambahannya, polyphenol-polyphenol dalam teh hijau dapat menurunkan tekanan darah, kolesterol dan sebagai penanda stres oksidatif (sebuah kondisi dimana ada terlalu banyak radikal-radikal bebas dan tidak cukupnya antioksidan dalam tubuh).

Antioksidan dan kanker

Meskipun beberapa penelitian tampaknya memiliki hasil-hasil yang berlawanan, penelitian di laboratorium dan terhadap hewan yang patut dipertimbangkan menyimpulkan bahwa antioksidan-antioksidan dapat membantu mencegah kerusakan sel-sel yang disebabkan oleh radikal-radikal bebas yang terhubung dengan kanker, maka dari itu, antiokasidan-antioksidan tersebut melambat, dan bahkan kemungkinan berhenti, dan kanker pun berkembang, demikian menurut National Cancer Institute. Percobaan-percobaan klinis terus menyelidiki pengaruh potensial dari antioksidan terhadap kanker pada manusia. Makanan-makanan yang mengandung antioksidan yang terhubung dengan pencegahan kanker seperti catechin dan polyhenol lain yang ditemukan dalam teh, dapat membantu memperlambat pertumbuhan tumor dan dapat membantu mencegah kanker kulit dan usus besar; reservatol, yang ditemukan dalam kulit anggur merah, dapat membantu mencegah kanker paru-paru, payudara, kolorektal dan prostat; dan alpha-tocopherol yang meningkatkan kekebalan tubuh, yang merupakan bentuk dari vitamin E dalam gandum, minyak-minyak sayur, kacang-kacangan dan biji-bijian, dapat menurunkan resiko terkena kanker paru-paru sampai lebih dari 50%, menurut para penelitian di University of Texas M.D. Anderson Cancer Center.

Antioksidan, Penyakit mata, Kehilangan penglihatan

Banyak sekali penelitian-penelitian yang telah menunjukkan bahwa enzim-enzim antioksidan seperti vitamin C dan E, karotin (terutama lutein dan zeaxanthin), dan zat besi dapat melindungi mata dalam melawan sinar biru yang berbahaya dari matahari. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Archives of Ophthalmology lebih jauh menghubungkan tingkat yang rendah dari makanan yang mengandung antioksidan dengan penyakit mata yang disebabkan karena usia tua dan kehilangan penglihatan pada orang-orang tua. Untuk membantu mempertahankan retina mata anda tetap sehat, pastikan makanan anda terdapat sayur-sayuran berdaun hijau, buah-buah sitrus, minyak-minyak sayur dan kacang-kacangan. Para peneliti juga menyarankan sumber-sumber makanan yang kaya antioksidan seperti blueberry, artichokes, dan kemiri yang dapat membantu mencegah mata anda dalam melawan degenerasi makular - yang merupakan penyebab utama kebutaan karena usia tua di Amerika Serikat.

Antioksidan dan penuaan

Lebih dari 8 tahun, Neuroscience Laboratory di Jean Mayer USDA Human Nutrition Research Center on Aging di Tufts University di Boston telah memimpin penelitian-penelitian inovatif akan pengaruh antioksidan pada kulit. Penelitian-penelitian ini telah menunjukkan bahwa makanan-makanan yang kaya antioksidan dapat memiliki potensi untuk mencegah penurunan akibat pertambahan usia pada kemampuan kognitif dan untuk mengurangi inflamasi senyawa dalam otak yang dapat menyebabkan kerusakan syaraf dan gangguan prilaku di usia tua. Beberapa penelitian di Amerika Serikat juga sedang mempelajari pengaruh dari makanan yang mengandung antioksidan seperti blueberry, acai berry, dan teh hijau untuk menentukan apakah makanan-makanan ini memiliki efek yang bermanfaat pada penyakit-penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.

Berita-berita terbaru mengenai antioksidan

Sebuah penelitian baru-baru ini oleh Institute of Food Research di Norwich, Inggris menyimpulkan bahwa antioksidan phenol yang non-ekstrak, yang dikenal sebagak polyphenol, mungkin sangat diremehkan. Penelitian ini memeriksa polyphenol non-ekstrak ini pada buah apel, persik dan nectarine (seperti buah plum). Berdasarkan hasil penelitian ini, para peneliti saat ini percaya bahwa buah-buah ini mengandung polyphenol lebih dari 5 kali lebih banyak dibandingkan dengan penelitian sebelumnya - yang mem-fokuskan pada polyphenol yang dapat diekstrak, berlawanan dengan yang non-ekstrak. Dalam berita mengenai antioksidan yang lain, para peneliti di University of Scranton, PA, mendapati bahwa kebanyakan sarapan sereal gandum utuh dan banyak cemilan-cemilan dari gandum mengandung jumlah polyphenol yang banyak dengan tingkat yang sebanding dengan antioksidan yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayur-sayuran. Dalam kategori cemilan, popcorn ditemukan mengandung polyphenol yang tertinggi persentasenya, diikuti dengan kraker gandum utuh.

Di luar perdebatan mengenai antioksidan, cara terbaik bagi anda untuk memperoleh manfaat dari makanan yang sehat adalah mengkonsumsi makanan yang seimbang yang rendah lemak dan banyak sayuran dan buah-buahan.

  • Moderator Global
  • Top Medisianer
  • *
  • Join Date: Jan 2010
  • Posts: 1.302
  • Liked: 0
  • Location: Jakarta
  • Reputasi: 11
  • Gender: Male
    • View Profile
    • Absolutely Drug less Health Care
  • Profesi: Naturopathy Doctor
Re:Manfaat kesehatan yang potensial dari makanan yang kaya antioksidan
« Reply #1 on: 05 February 2010, 08:11:39 »
 :medicine Hello,
Istilah anti oksidan adalah istilah yg dipakai dlm memasarkan suatu produk karena, dg istilah tersebut membuat pembeli kemudian merasa terobsesi utk membeli n menggunakan produk tersebut.
Dlm contoh vit C yg hampir semua makanan yg bersentuhan dlm dlm kehidupan ini sangat mengandung vitamin C tersebut, n oleh karena itu menajdi cukup mudah utk diperoleh, apalagi dibuatnya, tetapi kalau dikatakan dmeikian, maka produk tadi menajdi tdk dibeli org, maka dibuatlah penjabaran bahwa vit C merupakan antioksidan kuat yg memang demikian, tetapi dari makanan sehari2 bila anda makan dg baik, dg cukup segar dlm artian sekali masak utk sekali makan, maka vit C cukup terpenuhi.

Dlm penjabaran kimiawi, semua barang bisa teroksidasi bila bertemu dg unsur oksigen, oleh karena itu Cel teroksisdative bisa terjadi dimana saja dg yg perlu sebenarnya adalah bagaimana mengatur tubuh agar:

1.Sirkualsi menjadi cukup baik sehingga darah yg banyak menganut oksigen bisa di sirkulasikan keseluruh tubuh sehingga oksidative cell menajdi tergantikan utk dikirmkan dlm proses pembersihan atau di bersihkan menjadi cel yg baik n tdk teroksidative.

2. Mengatur agar tubuh dlm tatanan keasaman yg baik sehingga cukup mengandungi ion H yg berguna utk mengikat n memperbaiki oksidative cell yg ada, jadi bila pH tubuh menurun dibawah 6.5 maka diperlukan upaya utk memperbaikinya sehingga menurunkan jumlah oksidative cell n membuat cel menajdi baik kembali.

3. Mengatur agar tingkat perbaikan cell menjadi bisa dilakukan, artinya bahwa cell yg teroksidative bisa diperbaiki, atau diberi waktu utk memperbaikinya dg benar.

Sering yg terjadi adalah org kemudian menjadi termakan iklan sehingga bila sangat lelah, cukup dg minum vit C saja maka dianggab bisa menyelesaikan maslaah, pada hal penimbunan tingkat kelelhan menaikan jumlah cell stress yg teroksidative yg artinya menaikan jumlah tertinggal bila tdk diperbaiki.

4. n masih banyak lagi proses metabolisme tubuh yg kemudian mengatur keberadaan oksidative cell tersebut dlm tubuh yg bersangkutan.

Jadi dg demikian tdk hanya soal makan saja yg perlu diperhatikan, karena sangat bergantung dari metabolisem tubuh yg bersangkutan, apakah cukuyp dg sayuran n buah saja, ataukah dibutuhkan berbagai bahan lain utk menunjang pemrosesan sehingga bahan2 tadi dapat berekasi menjadikan cell sehat bagi tubuh tersebut.

Tetapi mengenal dg baik tubuh anda adalah cara yg baik utk bisa merawat sang tubuh utk lepas dari oksidative cell yg banyak (tetap akan ada oxidation cell dlm tubuh), bisa memeprbaiki cell yg rusak, dlsbnya.

Dg demikian, mempelajari tubuh dg prosesnya, mempelajari apa yg di tolak n apa yg di setujui memebrikan manfaat bagi tubuh anda adalah hal yg baik n membantu memperbaiki agar dicapai penurunan jumlah oksidative cell nya.

Maka walaupun oksidative berperan dlm berbagai gangguan tubuh seperti yg disebutkan dlm tulisan, tetapi, yg perlu di cari adalah bagaimana oksiodative cell tadi bisa bertambah atau menajdi banyak dlm case2 yg disebutkan, memperbaikinya, sehingga tubuh kembali dlm tatanan yg baik.

Sallam,
-- We care human as human not as sickness object. --.

"Absolutely Drug less Health Care solution Organization" ...