It appears you have not registered with our community. To register please click here ...

Author Topic: Makanan olahan, kenapa berbahaya?  (Read 1212 times)  Share 

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

  • Moderator Global
  • Top Medisianer
  • *
  • Join Date: Jan 2010
  • Posts: 1.426
  • Liked: 0
  • Location: Jakarta
  • Reputasi: 11
  • Gender: Male
  • OS:
  • Windows 2000 Windows 2000
  • Browser:
  • Flock 2.5.6 Flock 2.5.6
    • View Profile
    • Absolutely Drug less Health Care
  • Profesi: Naturopathy Doctor
Makanan olahan, kenapa berbahaya?
« on: 23 May 2010, 05:35:43 »
Salah satu iklan,
Setelah mengatakan bergizi lalu ada kalimatnya " yg penting enak"

Menurut anda bagaimana?
Apakah benar bergizi, apakah benar enak n bermanfaat?
Apakah kandungan yg bisa di serap tubuh sesuai dg yg tertera n tdk membuat masalah dg tubuh anda?

Sering saya katakan, dengarkanlah keluhan tubuh anda lalu turuti utk tdk menggunakan produk itu, tetapi bagi yg tdk bisa mendengarkan atau belum belajar mendengarkan?

Mari kita tinjau secara umum:

Begini:

Natrium nitrit biasanya ditambahkan ke produk olahan seperti: hot dog, dan daging cincang untuk menghambat pertumbuhan bakteri supya produk tdk cepat busuk n menajdi lembek.
Hasilnya muncul rasa khas dan warna pink dari daging diproses menggunakan bahan ini.
Dlm penilitian,ditemukan bahwa, nitrit dapat berggabung dgn komponen protein, yg disebut amina, yg kemudian membentuk nitrosamine, yang menyebabkan kanker pada hewan laboratorium.

Meskipun tidak pernah terbukti menyebabkan kanker pada manusia, penggunaan daging olahan lainnya telah lama dikaitkan dengan cancer perut dan kanker lainnya.

Dlm hal ini kecurigaan bahwa nitrosamine berkontribusi untuk kanker dan masalah kesehatan lain pada orang yang makan banyak daging olahan,
juga diet, gaya hidup, atau faktor genetik mungkin juga terlibat.
Hal lain yg juga berkontribusi adalah kemungkinan ttg makanan yg bisa bertanggung jawab adalah a/l tinggi kandungan garam. yang dapat membuat selaput perut rentan terhadap karsinogen.

Kabar baiknya, pemerintah AS membatasi jumlah nitrit yg diperbolehkan dalam daging olahan untuk menjaga nitrosamine seminimal mungkin.

 Dan berkat teknik pengawetan makanan yg diperbaiki, daging olahan dipasar US hanya berisi seperlima dari apa yang mereka lakukan pada 1970-an.

Produsen juga menambahkan asam askorbat (vitamin C) atau erythorbate natrium (yang berkaitan dengan vitamin C), yang mengeliminasi dan mengurangi kecepatan konversi nitrit menjadi nitrosamine yg berbahaya tersebut

Jadi bagaimana dg produk2 daging olahan Indonesia?
Apakah memnuhi persyaratan seperti yg ada di US?
Saya tdk tau.

Oleh karena itu sangat dianjurkan utk:

1. Makanlah daging segar, bila ingin sekali2 boleh menggunakan produk2 olahan seperti sosis ham dlsbnya n tdk menjadikanya sebagai makanan sehari2

2. Produk2 olahan yg di asapi pun mengalami hal yg hampir sama karena sebelum diasapi sdh diolah dg bahan2 yg membuatnya menarik yg kaitannya dlm proses justru bereaksi dg asap n malah menimbulkan potensi carcinogenic yg lain lagi.

3. Produk2 seperti buah2an segar yg mengandung banyak vit C akan sangat membantu tubuh mengurangi pembentukan nitrosamine.

4. Beberapa produk pengganti yg alami bisa digunakan seperti penggunaan bit, seledri, garam, madu, gula merah n penjemuran seperti produk2 lokal dendeng, dlsbnya yg dibuat secra tradisional, meskipun barangkali rasanya berbeda n tdk semudah penggunaan ("tinggal hap") seperti yg diiklankan tetapi justru lebih sehat n bermanfaat.

5. Ingatlah juga bahwa sosis makanan olahan dapat dikatakan bahan utamanya adalah tahu n bukan daging, jadi berarti disamping natrium nitrit, juga masih ada kedele yg cukup berbahaya utk kelangsuingan generasi n kehidupan hormonal tubuh yg baik.

Sallam,

Contoh soal:
Catatan:
Sorry kamera saya tdk sebagus yg bisa ditampilkan disini, jadi saya gunakan foto2 yg ada utk maksud edukasi ini.

Oscar Mayer Cotto Salami ingredients
Mechanically separated chicken
Beef hearts (you gotta love 'em!)
Pork
Water
Corn syrup
Beef
Contains less than 2% of:
Salt
Sodium lactate
Flavor
Sodium phosphates
Sodium diacetate

Sodium erythorbate (made from sugar)
Dextrose
Sodium nitrite
Soy lecithin
Potassium phosphate
Potassium chloride

Sugar

DISCLAIMER: These photos are provided as "Fair Use" content under the protection of the First Amendment of the United States Constitution. NewsTarget is not affiliated with the companies whose products appear here. All trademarks and brand names appearing here are the property of their respective owners. Nothing in these photos is intended to imply that these products do not meet USDA requirements for food safety.


Bungkusan yg menarik dg isi yg juga menarik utk dikonsumsi

Foto 1x yg seoloah dg mata telanjang bisa melihat texture n kandungan termasuk yg terlihat sebagai bahan berwarna merah gelab

Warna merah adalah hasil natrium nitrat, bukan berasal dari daging, foto 2x pembesaran.

Dg 3x pembesaran terlihat bahwa tdk ada sama sekali kandungan bahan rempah karena memang tertulis tdk ada, n juga sangat jelas terlihat jumlah lemak yg lebih banyak dari dagingnya sendiri (yg tdk tau atau tdk terlihat).

Jadi apakah ini makanan sehat?
Source of picture: Mystery Meat Macrophotography, www.naturalnews.com
« Last Edit: 23 May 2010, 11:42:29 by puyuh23 »
-- We care human as human not as sickness object. --.

"Absolutely Drug less Health Care solution Organization" ...

  • Pendatang
  • *
  • Join Date: Dec 2010
  • Posts: 2
  • Liked: 0
  • Location: Muara Enim
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Firefox 3.5.11 Firefox 3.5.11
    • View Profile
    • Jeri Weblog
Re: Makanan olahan, kenapa berbahaya?
« Reply #1 on: 20 December 2010, 09:35:02 »
" yg penting enak" nanti dulu pak, kalau berbahaya bagi kesehatan. Pikir-pikir lagi buat mengkonsumsinya  8)

  • Moderator Global
  • Top Medisianer
  • *
  • Join Date: Jan 2010
  • Posts: 1.426
  • Liked: 0
  • Location: Jakarta
  • Reputasi: 11
  • Gender: Male
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Flock 2.6.2 Flock 2.6.2
    • View Profile
    • Absolutely Drug less Health Care
  • Profesi: Naturopathy Doctor
Re: Makanan olahan, kenapa berbahaya?
« Reply #2 on: 30 March 2011, 05:45:41 »
Hello,
masih mengenai makanan.
Ketika anda memakan proses food seprti sosis, anda tentu merasakan bedanya sosis yg terdiri dari daging yg dihluskan serta proses sosis yg pada umumnya terdapat pada sosis yg murah.

http://www.factsden.com/processed-chicken-paste/
Nah ternyata bahwa proses sosis tersebut dieproleh dari pasta yg dibuat dg campuran tulang yg dihaluskan, pasta yg terjadi dari tulang berserta campuran kacang kedele dlsbnya termasuk sat pewarna n perasa, dikalangan industry disebut AMR atau Advanced Meat Recovery.
Bentuknya seperti tertera pada gambar diatas.
AMR ini kemduain menjadi bahan utama jadi bukan daging yg utama, tetapi AMR, utk produk2 seperti: hot dog, bologna, chicken nuggets, pepperoni, salami, jerky etc…

Jadi tinggal hap, masuklah semua tulang ayam kedalam tubuh beserta dg peserta lainya seprti msg, kedele, pewarna, n tdk ketinggalan pengawet tentunya.
Waduh, luar biasa bukan?

Sallam,
-- We care human as human not as sickness object. --.

"Absolutely Drug less Health Care solution Organization" ...

  • Pendatang
  • *
  • Join Date: Jan 2012
  • Posts: 2
  • Liked: 0
  • Location: malang
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
  • OS:
  • Windows 7/Server 2008 R2 Windows 7/Server 2008 R2
  • Browser:
  • Chrome 16.0.912.75 Chrome 16.0.912.75
    • View Profile
    • infokesehatananda.com
  • Profesi: mahasiswa
Re: Makanan olahan, kenapa berbahaya?
« Reply #3 on: 14 January 2012, 03:32:27 »
waduh... bahaya juga ya... makanan yang instan2 ternyata instan juga ke penyakit. sekuat apapun ketentuan dan peraturan BPOM, kalo penjualnya tetep nakal ya kita sebagai konsumen kena imbasnya juga...


BTW, bagus juga pembahasannya. menambah wawasan saya sebagai konsumen dan bukan dari bidang kesehatan.


Keep Sharing! ;)

  • Pendatang
  • *
  • Join Date: Feb 2012
  • Posts: 5
  • Liked: 0
  • Location: Jakarta
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • MS Internet Explorer 8.0 MS Internet Explorer 8.0
    • View Profile
    • www.herbalotista.com
  • Profesi: Toko Online Herbal
Toko Online Herbal
« Reply #4 on: 10 February 2012, 02:08:45 »
Kebanyakan orang memang tidak mempedulikan sehat tidaknya makanan yang dimakan, namun lebih mementingkan rasanya. Lihat saja restoran junkfood yang selalu padat pengunjung

  • Moderator Global
  • Top Medisianer
  • *
  • Join Date: Jan 2010
  • Posts: 1.426
  • Liked: 0
  • Location: Jakarta
  • Reputasi: 11
  • Gender: Male
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Flock 2.6.2 Flock 2.6.2
    • View Profile
    • Absolutely Drug less Health Care
  • Profesi: Naturopathy Doctor
Re: Makanan olahan, kenapa berbahaya?
« Reply #5 on: 28 February 2012, 02:47:48 »
Hello,
Yg saya perhatikan bukannya tdk perduli sehat n tidaknya tetapi tdk perduli yg dimakanya.
Yg penting makan, yg penting kenyang, yg penting enak, yg penting bagus kelihatanya, yg penting sesuai dg standard yg penting seperti si anu.
Jadi kalau org bilang bahan anu baik, bagus, hebat, luar biasa, maka yg punya uang lalu membelinya dimakanya, secara sugesti atau mungkin tdk rasa apa2, juga pokoknya bilang bagus, apalagi kalau produk terkait dg tutup point maka supay bisa tutup point biar menyinggung hati nurani juga dijalankan saja bilang bagus supaya bisa mempengaruhi org lain n tercapai tutyup pointnya.

Pada hal Tuhan memberikan otak yg pandai melebihi mahluk lainya, juga dg sensor tubuh yg sangat luar biasa utk segala hal kejadian dlm tubuh, maksudnya supaya bisa mengurus diri berdasarkan semua yg diberikan n otak yg berpikir, tetapi kelihatanya otak dipakai utk komersial lebih banyak dibandingkan utk merasakan sensor tubuh yg ada.
Jadi misalnya ada makanan yg begitu masuk lalu sakit perut, tetapi karena sensor diabaikan, maka otak merintah utk tetap memakan produk itu, sampai suatu ketika tubuh menjadi rusak, misalnya cancer usus, barulahsetengah sadar bahwa ada yg salah, tapi otak pun memerintah supaya dioperasi dipotong saja n selanjutnya hidup kembali di kerjakan sampai pada pada kondisi tdk terelakan.

Jadi proses hidup dlm belajar mengajar, sebenarnya sangat diperlukan dg menggunakan seluruh sensor tubuh agar tubuh selalu bisa diberikan yg sesuai dg tubuh itu.

Sallam,
-- We care human as human not as sickness object. --.

"Absolutely Drug less Health Care solution Organization" ...

  • Pendatang
  • *
  • Join Date: Apr 2012
  • Posts: 2
  • Liked: 0
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Firefox 8.0.1 Firefox 8.0.1
    • View Profile
    • obatalamikolesterol.com
  • Profesi: wiraswasta
Re: Makanan olahan, kenapa berbahaya?
« Reply #6 on: 24 April 2012, 05:41:10 »
cara aman menjaga kesehatan tubuh dengan makanan kesehatan alami :P Berbagai macam penyakit berbahaya sudah bukan hal yang aneh lagi, ini semua adalah efek dari gaya hidup manusia yang sudah semakin tidak beraturan, mulai dari makanan, minuman, kondisi udara yang sudah tidak baik lagi akibat polusi udara yang berasal dari kendaraan dan asap pabrik.

  • Moderator Global
  • Top Medisianer
  • *
  • Join Date: Jan 2010
  • Posts: 1.426
  • Liked: 0
  • Location: Jakarta
  • Reputasi: 11
  • Gender: Male
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Flock 2.6.2 Flock 2.6.2
    • View Profile
    • Absolutely Drug less Health Care
  • Profesi: Naturopathy Doctor
Re: Makanan olahan, kenapa berbahaya?
« Reply #7 on: 25 April 2012, 10:19:09 »
Hello,
Bagaimana anda mengklasifikasikan dg alami?
Banyak produk yg melabelkan diri sebagai alami, natural, organik;
apakah cukup dg label demikian?
Lalu bagaimana juga anda mengklasifikasikan makanan sehatnya?
Aataukah yg anda sebutkan sehat alami itu adalah sautu kesatuan, yg sehat ya alami, yg alami ya sehat?
silahkan menyampaikan pendapat anda, nanti baru kita bahas lebih jauh.
Salam,
-- We care human as human not as sickness object. --.

"Absolutely Drug less Health Care solution Organization" ...

  • Pendatang
  • *
  • Join Date: Apr 2012
  • Posts: 13
  • Liked: 0
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
  • OS:
  • Windows NT 6.2 Windows NT 6.2
  • Browser:
  • Firefox 12.0 Firefox 12.0
    • View Profile
  • Profesi: dokter
Re: Makanan olahan, kenapa berbahaya?
« Reply #8 on: 26 April 2012, 10:43:54 »
yaa kalo mau dibikin gampang si bisa pake prinsip
"harga tidak mungkin bohong"
kalo barang murah ya wajar kwalitas murah


  • Moderator Global
  • Top Medisianer
  • *
  • Join Date: Jan 2010
  • Posts: 1.426
  • Liked: 0
  • Location: Jakarta
  • Reputasi: 11
  • Gender: Male
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Flock 2.6.2 Flock 2.6.2
    • View Profile
    • Absolutely Drug less Health Care
  • Profesi: Naturopathy Doctor
Re: Makanan olahan, kenapa berbahaya?
« Reply #9 on: 26 April 2012, 11:01:32 »
Hello,
Ndak juga demikian kenyataanya;
Begini, label beras misalnya, dilabel organik, lalu dijual mahal, kemeudian diambil saya ditest, hasilnya tetap pake pemutih, pewangi, pengawet, n yg berwarna pake pewarna.
Maka apakah berguna organiknya kalau proses packagingnya demikian?
Think about this ya:

Yg dimaksud dg organik itu kan, ketika beras tadi bi tanam, ditanam ditanah dg menggunkan pupuk kandang misalnya, lalu di jaga siang malam n tdk pernah dikasi peptisida, maka hasil biutiran padi yg jadi adalah butiran padi dg relasi tdk diinterfrensi oleh bahan kimiawi.

Pada hal dlm proses tanaman itu sendiri, baik organik atau anorganik chemical pupuk, diserap akar, akan diproses fotosintesa di daun n batang (dlm hal ini padi batang n daun kira2 menajdi sama strukturnya) jadi yg terserap tumbuhan tadi adalah hasil fotosinthesa bukan bahan mentah kimiawi lagi; n yg disimpan di bulir juga dg sendirinya bukan bahan kimia tetapi hasil fotosinthesa pohon tersebut.
Jadi bisa diterima tubuh bukan kalau bukan bahan kimia anorganik, karena yg ada ditumbuhan baik batang, akar, bunga maupun buah adalah oragink matter.
Maka ketika padi dijadikan beras, harusnya label organik dipertahankan dg membuatnya tanpa bahan kimia dlm pengepakan yg artinya akan ikut mengkontaminasi manusia yg mengkonsumsinya.
So, mahal, karena dijaga proses penanamanya, atau mahal karena label organik n dijual turun temurun baru sampai ke kita?

Salam,
-- We care human as human not as sickness object. --.

"Absolutely Drug less Health Care solution Organization" ...

  • Moderator Global
  • Top Medisianer
  • *
  • Join Date: Jan 2010
  • Posts: 1.426
  • Liked: 0
  • Location: Jakarta
  • Reputasi: 11
  • Gender: Male
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Flock 2.6.2 Flock 2.6.2
    • View Profile
    • Absolutely Drug less Health Care
  • Profesi: Naturopathy Doctor
Re: Makanan olahan, kenapa berbahaya? New video
« Reply #10 on: 03 May 2012, 10:17:37 »
Hello,
Video ttg chicken nuget bisa dilihat sbb:

http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=0ftiITYwJkk

JUga ada banyak video ttg hal semacam disana.
Enjoy,
Salam,
-- We care human as human not as sickness object. --.

"Absolutely Drug less Health Care solution Organization" ...