It appears you have not registered with our community. To register please click here ...

Author Topic: Cegah Kanker dengan Biji Anggur  (Read 477 times)  Share 

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

  • Pendatang
  • *
  • Join Date: Feb 2010
  • Posts: 25
  • Liked: 0
  • Reputasi: 0
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Firefox 3.0.19 Firefox 3.0.19
    • View Profile
Cegah Kanker dengan Biji Anggur
« on: 19 January 2011, 01:23:18 »
Selama ini orang mengenal anggur sebagai buah yang enak dan menyehatkan. Tahukah Anda, makan anggur sekaligus bijinya ternyata jauh lebih berkhasiat karena kandungan antioksidannya yang mampu meredam risiko kanker kulit?   

Sebagian orang pasti berpikir dua kali jika diajak makan anggur dengan bijinya sekaligus. Mungkin terasa aneh karena selama ini orang sengaja membuang bijinya. Bahkan, saat sedang asyik menikmati, akan merasa risih jika ada biji yang tersangkut, dan spontan melepehnya. Tak heran, orang lebih mencari buah anggur dengan sedikit atau tanpa biji.

Mulai sekarang, buang rasa enggan itu. Pasalnya, berbagai penelitian mengungkapkan, selain kaya antioksidan, anggur potensial dikembangkan sebagai solusi alami antikanker, terutama meredam kelainan sel kulit akibat terpapar sinar matahari. Artinya, seperti kulit dan daging buahnya, biji-biji anggur pun berlimpah senyawa berkhasiat.

Itulah kesimpulan peneliti dari Universitas Alabama, Amerika Serikat, terhadap tikus percobaan. Dalam risetnya, sekelompok tikus tanpa bulu diekspos sinar ultraviolet (UV). Beberapa diberi makanan tambahan (ekstrak) mengandung bahan kimia berasal dari biji anggur (grape seed proanthocyanidins/GSPs), sedangkan tikus lain diberikan makanan biasa tanpa suplemen.

Berdasarkan pengamatan dan hasil tes laboratorium, tikus yang diberi tambahan ekstrak GSPs bereaksi positif dan cukup efektif menghambat pengaruh buruk UV, yang bisa mencetuskan zat karsinogenik (pencetus kanker). Tumor yang ada di tubuh tikus-tikus itu 78 persen lebih kecil daripada yang tidak diberi ekstrak biji anggur.

Tekan pembentukan estrogen

Dalam presentasi yang disampaikan Dr Santosh K Katiyar dalam suatu konferensi tahunan American Chemical Society, disebutkan bahwa GSPs memiliki antioksidan aktif. Seperti diketahui, sinar UV bisa menghambat sistem kekebalan dan masalah tersebut bisa dihindari berkat GSPs.

Ia menganjurkan konsumsi ekstrak GSPs secara teratur sebagai suplemen harian untuk meningkatkan imunitas tubuh dari serangan radikal bebas sekaligus menekan risiko dan menghindari bahaya kanker kulit.

Sementara itu, peneliti Shiuan Chen PhD dari Beckman Research Institute of the City of Hope menjelaskan bahwa jus anggur (dengan bijinya) efektif menekan pertumbuhan sel kanker dengan mencegah sintesis hormon estrogen yang berperan besar dalam perkembangan kanker payudara.   

Melalui tes laboratorium, jus buah dan biji anggur terbukti mampu menghentikan produksi hormon estrogen dalam sel. Penelitian terakhir menggunakan tikus yang ditanami sel tumor menunjukkan, ukuran tumor tikus yang diberi 0,5 mililiter jus anggur selama lima minggu hanya sepertiga dari yang tidak diberi jus anggur. Penelitian tahun lalu menunjukkan, ekstrak anggur merah (bukan anggur putih) mengandung senyawa yang sama dengan yang ada di jus anggur dan dapat menekan pembentukan estrogen.

Pilih warna gelap

Di dalam negeri memang belum ada penelitian resmi, barangkali karena negeri kita bukan penghasil dan konsumen anggur besar. Namun, secara empiris, diakui manfaat biji dan buah anggur bagi kesehatan.

Hal itu seperti diungkapkan Pudji Rahayu, pengembang tanaman obat di Depok, Jawa Barat. Sudah lama ia memanfaatkan biji anggur sebagai campuran jus untuk ramuan peningkat daya tahan tubuh. 

”Tak usah banyak-banyak, cukup lima sampai sepuluh butir buah anggur jika dijadikan campuran buah atau herba lain. Sebaiknya pilih yang berwarna gelap, seperti ungu dan biru, karena bijinya lebih banyak. Cara ini memudahkan bagi yang kemampuan mengunyahnya mulai berkurang, terutama kaum usia lanjut,” katanya.

Meski begitu, perlu diperhatikan bahwa mengonsumsi anggur bersama kulit buah dan bijinya bisa membuat iritasi pada penderita gangguan lambung. Karena itu, bila pencernaan Anda termasuk sensitif, sebaiknya jangan mengosumsi ketika perut kosong. Latihlah pencernaan Anda dengan mengosumsinya dalam jumlah terbatas sambil mengamati reaksinya.

Jadi, mulai sekarang tentu tak ada alasan lagi untuk menolak makan anggur bersama kulit dan bijinya karena lebih bermanfaat dan berkhasiat.

Sumber : http://health.kompas.com/index.php/read/2011/01/10/09182691/Cegah.Kanker.dengan.Biji.Anggur.
Date : Senin, 10 Januari 2011 | 09:18 WIB

Kira-2 gmn komentar dokter di forum ini tentang berita tsb ?
« Last Edit: 19 January 2011, 01:24:57 by hunterboy »

  • Moderator Global
  • Top Medisianer
  • *
  • Join Date: Jan 2010
  • Posts: 1.426
  • Liked: 0
  • Location: Jakarta
  • Reputasi: 11
  • Gender: Male
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Flock 2.6.1 Flock 2.6.1
    • View Profile
    • Absolutely Drug less Health Care
  • Profesi: Naturopathy Doctor
Re: Cegah Kanker dengan Biji Anggur
« Reply #1 on: 21 January 2011, 06:01:54 »
grape seed proanthocyanidins/GSPs didalam dunia Nutritional healing dikenal bukan hanya dari Grape saja tetapi ada banyak tumbuhan yg mengandungi proanthocyanidins yg lebih dikenal dg OPCs atau Oligomeric proanthocyanidins.

Secara struktur, OPCs dlm kandungan anti oksidantnya tercatat pada ORAC Oxygen Radical Absorbance Capacity (ORAC) of Selected Foods, Release 2 (2010) memiliki data sbb:

Anggur Merah segar
NDB_No   FdGrp_Cd   Long_Desc   NutrDesc       Nutr_No   Nutr_Val   Units   Num_Data_Pts   Std_Error   Min   Max   CC
97074     0900       Grapes, red, raw      ORAC, Total   708     1837   umol TE/100 g   7       248        985     2605   A

Sementara anggur hitam segar
NDB_No   FdGrp_Cd   Long_Desc   NutrDesc   Nutr_No   Nutr_Val   Units   Num_Data_Pts   Std_Error   Min   Max   CC
99048        0900   Grapes, black   ORAC, Total   708         1746   umol TE/100 g   3        55        1746   1746   C

Jadi anggur hitam lebih memilki kestabilan dlm jumlah ORAC dibandingkan anggur merah, yg walaupun peaknya mencapai 1837 sementara yg hitam hanya 1746, tetapi dlm pengukuran sdt dev err nya mencapai 248 buat yg merah, n yg hitam hanya 55, dg data pengukuran merah berkisar dlm deviasi yg dimulai pada min. 985, n max 2605 n ini tentunya tergantung cara hidup, iklim, dlsbnya.

Nah dg ORAC yg cukup tinggi walau masih dibawah buahan yg lain, seperti Apel, Apricot, Goji, bahkan Rosehip, jelas bisa tergantung metabolisme ybs, utk membantu mengeliminasikan cancer.

Jadi bila berpikir ttg obat, maka yg diambil hanya kandunganya, tetapi bila berpikir ttg tubuh yg akan menerimanya, masih sangat banyak tumbuhan n buah2an yg bisa membantu tubuh n bermanfaat n ORAC nutritional valuenya diatas 20000, bahkan permen n coklat termasuk diatas n mendekati 20000 ORAC:
NDB_No   FdGrp_Cd   Long_Desc   NutrDesc   Nutr_No   Nutr_Val   Units   Num_Data_Pts   Std_Error   Min   Max   CC
19080   1900   Candies, semisweet chocolate   ORAC, Total   708   18053   umol TE/100 g   9   152   17400   19030   B

Kecendrungan memakai product diatas 50000 ORAC terlihat baik didalam dunia kedokteran maupun dunia iklan product, sebagai produk hebat anti cancer, pada hal cancer bukan perlu diobati tetapi perlu dipelajari kenapa terjadi n diperbaiki.

Sallam,
-- We care human as human not as sickness object. --.

"Absolutely Drug less Health Care solution Organization" ...